Pages

Selasa, 30 Oktober 2012

Cara Mastering Dan Mixing di Nuendo & Wave Lab

• PEMULA

Persiapan software :
Software – software yang di butuhkan untuk membuat sebuah lagu ialah, Nuendo, Cubase, FruityLoop, Protools, Sonar, Sony Sound forge, Wavelab dan masih banyak software – software lainnya. Disini saya mengunakan software nuendo dan wavelab untuk mixing dan mastering.

Untuk Lebih lanjut baca selengkapnya




Nuendo :
Ialah software yang memiliki banyak plugins audio tetapi software ini lebih baik dalam pengambilan take audio dari drum, bass, gitar, keyboard, vocal dan masih banyak instrument lainnya. Selain untuk merekam suara software ini juga berfungsi lebih cenderung untuk pengeditan audio, seperti mixing. Software nuendo ini juga sebenarnya sudah sangat lengkap hanya saja cukup sulit apalagi untuk pemula , jika ingin membuat drum midi dan mastering lebih baik beda software. Dan kelebiihan nuendo ialah support dengan berbagai macam soundcard.

Wave Lab :
Software yang sangat penting dalam proses mastering audio yang suaranya masih rendah di mastering dengan plugin – plugin yang ada di wavelab akan menjadi besar akan tetapi dasar plugin atau standar plugin yang harus di gunakan untuk mastering di wavelab belum ada di wavelab sendiri, plugin yang digunakan untuk mastering ialah PSP Vintage Meter untuk kalibrasi dan monitoring audio dan plugin TLS one untuk menaikan suara atau gain audionya.

• PROSES AWAL TAKE AUDIO


Langkah – Langkah

Take Audio

1/ Gunakan software nuendo, cubase, protools, atau lainnya. Tetapi kita coba pakai nuendo dulu saja, kerena software ini sangat mudah didapat / di beli. Begitu juga support dengan macam – macam soundcard

2/ Settinglah. ( dalam hal ini ), jika anda sedang take gitar setting volume gitar anda, anda harus banyak melakukan experiment atau percobaan, beberapa kali untuk menyetel suara volume pada gitar anda karena beda gitar beda spull nya.

3/Anda mau mengunakan software atau effeck gitar asli, jika mengunakan software contohnya software Guitar Rig maka anda harus membeli hardware Guitar Rig nya juga. Karena kalau hanya beli softwarenya saja di jamin pasti suaranya pecah pada saat mastering, kalau mau mengunakan effeck manual. Dalam hal ini anda juga harus banyak percobaan dalam mengatur volume pada effeck anda, dan ingat pre amp pada computer atau audio di computernya jangan pernah di ubah – ubah biarkan settingannya pada 0.00 db. Agar tidak terjadi noise atau cliiping dan juga peak.

4/Ada banyak cara atau biasanya disebut scema dalam proses pengambilan suara, ada yang dari gitar lalu di hubungkan ke effeck gitar lalu di hubungkan ke sound yang besar lalu taru mic di depannya/di sampingnya/dibelakanngnya/ di taru agak jauh dari sound dan setelah itu di pasangkan mic, lalu dari mic itu dihubungkan ke line in computer langsung. ( dalam hal ini ) tergantung pilihan anda dan kreatif anda serta percobaan anda dalam mencari kualitas sound atau rekaman yang baik untuk di mixing sampai mastering.
• PROSES MIXING DAN MASTERING

 
1/Satu per satu anda dengarkan audio mana yang hasilnya takenya kurang bagus atau fals. Bila ada nada yang fals anda bisa mengunakan pitch shift untuk memperbaiki nadanya, jika sound gitar anda rasa kurang dapat seperti yang anda inginkan anda bisa mengedit dengan egualizers yang telah di sediakan di software atau plugin tambahan pada sound gitar.

2/jika anda kesulitan untuk take drum. Mungkin karena kemahalan membeli sebuah drum yang bagus dan sound card nya yang khusus buat drum, yang harganya memang cukup mahal. Anda tidak perlu pusing dalam hal ini anda bisa membuat drum midi dengan mengunakan software fruityloop 5.6.7.8.9 / plugin EzDrummer Dan BFD 2 Drums. Jika anda membuat drum dengan fruityloop anda bisa memindahkan nya dengan format export MP3 Stereo 44.100 – 128 kb dan pastikan volume yang balance dan tidak ada yang terlalu kebesaran dan panning yang balance juga tidak terlalu ke R / L.

3/banyak sekali kesalahan – kesalahan take dapat anda edit di nuendo ( dalam hal ini ) di memory file, memotong audio yang tidak perlu, membuat fade out / suara yang smakin lama/semakin menuju rendah, atau fade in / suara yang menuju keras. Mengedit suara kiri suara kanan yang akan membuat audio lebih terasa nuansa stereonya. Cukup anda coba-coba dan anda ingat masing-masing fitur yang telah di sediakan software.

4/Mixing penyelarasan suara, proses, mixing ini sangat penting karena lagu enak di dengar/ tidak nya sebagian besar dari mixingan anda jangan suara vocal menutupi suara gitar dan drum atau juga sebaliknya suara vocal tidak jelas kerena tertutup distorsi.
 
DASAR – DASAR MIXING AUDIO

Pengenalan / maanfaat mixing audio

 
Mixing pada proses produksi musik adalah proses pengolahan sinyal audio internal dan digital yang dilakukan untuk membuat sinyal keluaran menjadi padu dan indah, seperti memadukan beberapa rekaman suara gitar, bass, drum, synth bank dan dll.

Internal ? karena di lakukan dalam computer / software, digital karena mixing di lakukan secara external berarti analog. Mixing external biasanya adalah preliminary mixing, yang di lakukan sesaat sebelum atau pada saat rekaman berlangsung mengunakan mixer analog.

Mixing pada umumnya di lakukan setelah proses rekaman berlangsung , hasil akhir yang di inginkan adalah keluaran suara yang pro “ biasanya hal iini sulit di dapat dari alat rekaman dan mixer kita, kantong-kantong mahasiswa tetapi yang penting adalah bagaimana caranya agar dengan modal yang kecil kita dapat membuat sesuatu hasil rekaman yang mendekati hasil pro.

Untuk mendekati hasil pro atau tidak amatir mari kita simak pengalaman – pengalaman pribadi saya. Sebagai berikut :


• MONITORING LEVEL

 
Sebisa mungkin mixinglah dengan mengunakan headphone yang baik untuk ini saya mengunakan merek SENNHEISER PX100 .Yang kualitasnya sangat baik dalam keseimbangan dan respon frekuensinya yang lebar serta rata /( FLAT ), walau aplikasinya untuk mobile devices tapi baik juga digunakan mixing monitoring level artinya level volume pada saat kita mixing, kalau kita mixing dengan volume yang terlalu pelan, maka kemungkinan besar hasil mixing anda akan teori kurva Fletcher / Munson yang singkatnya mengatakan bahwa telinga manusia pada saat volume rendah tak beberapa sensitive pada LOW & High Frequency.
Telinga manusia memiliki kelemahan , jika kita mencari frekuensi rendah misalnya 30 hz kita tidak akan Frequency tersebut jika kita memperbesar level volume sampai di atas 60 db sangat tidak disarankan untuk menaikan level volume sampai di atas 100 db karena akan merusak telinga anda. Kira – kira 70-85 db lah cara mengukurnya juga dengan SPL meter yang ditempatkan di Master output kalau mau patokan mudahnya kita masih mendengar teman kita berbicara dalam radius 1 meter.
• EXCITER
Keluaran mendem ? beli aja alat yang ada di gambar sebelah kiri. alat ini
berguna untuk meng-create frequency tinggi. Bedakan dengan Equalizers – Equalizers bekerja dengan prinsip mem-boost frequency yang kita inginkan. Dengan exciter kita akan mendapatkan sound yang tidak mendem dengan cita rasa sempurna.

 
• COMPRESSOR

Ini alat yang paling penting dalam dunia recording . berarti meng-compress sinyal audio agar rata dan halus “ level different “ lebih kecil, juga agar level volume tidak ‘ beradu’ keras dengan instrument lainnya misalkan dengan gitar dan vocal “ berhempit ” tetapi jangan terlalu banyak mengunakan sehingga suara akan terdengar berada dalam tekanan. saya terbiasa mengunakan Compressor ringan pada music-musik lembut / sedikit instrument atau bahkan tanpa compressor untuk membiarkan suara seperti tanpa tekanan. Saya cenderung menambah compresi jika terlalu banyak instrument atau memakai gitar berdistorsi supaya saling tidak beradu, kira – kira compresi standar – 5.0 db dengan release 250ms pemakaian compressor yang benar akan membuat suara jadi lebih baik dan natural
• EQUALIZERS

Mengunakan equalizers sebaiknya seperlunya saja agar suatu proses rekaman yang sempurna akan memudahkan pekerjaan selanjutnya yaitu mixing pengunaan equalizers bisa dinihilkan jika graffik respon frequency tergolong sempurna ( sesuai dengan yang kita inginkan )
Namun hal ini jarang terjadi biasanya kita masih tetap membutuhkan WQ untuk mem-boost frequency yang kita rasa kurang .tapi ada satu hal penting yang harus kita perhatikan disini mem-boost EQ lebih dari 6 db keaslian suaranya akan hilang dan biasanya tidak akan imbang dan tidak enak di dengar.

• REVERB

Pakai perangkat tambahan jika di perlukan seperti Reverb untuk mempercantik suara gunakan pada kadar yang tipis pada umumnya. Surround dan imager untuk penataaan lebar sempitnya suara dan letak virtual sumber suaranya.
(robby)

Sekian Dulu Dari Saya...

Terima Kasih...


5 komentar: